Ironi Situ Kuru

Situ Kuru Situ Pesanggrahan

Pagi itu, seperti biasa kesibukan yang mulai mengeliat di kota Ciputat membangunkanku. Mentari pagi mulai bergelayut malas membasuh kehidupan sekitar kampusku yang terasa seolah tiada henti. Dengan malas pula aku bangun dari kosan, buru-buru mengambil air untuk cuci muka di dekat pintu kosan, mencoba mengejar subuh yang memang sudah lewat. Tak ada yang aneh, tak ada yang beda, pagi ini tampak seperti biasanya (bangun kesiangan). Hingga saat aku menoleh ke belakang, aku benar-benar sadar tentang sesuatu yang mesti segera aku tulis.

Continue reading “Ironi Situ Kuru”